IP Address

.

Sunday, October 31, 2010

Exciting finale on the cards in Odense

An all-China women’s singles final, an all-Japan women’s doubles final, an all-European mixed doubles final, and finally a Denmark-Indonesia final in the men’s singles and men’s doubles.

That sums up the line up for Sunday’s Denmark Open Super Series 2010 final day matches.

In the men’s singles, Denmark’s flag bearer Jan Jorgensen will square up against Taufik Hidayat while in the men’s doubles, defending champions Mathias Boe-Carsten Mogensen will take on reigning Olympic champions Markis Kido-Hendra Setiawan.

Mogensen-Boe, who have not dropped a game en route to the final are in a buoyant mood, the Indonesians are also optimistic and all indicators point towards a great final.

“We are aiming for a win. We have been in many finals, so of course it is only the goal that really counts so we are aiming for that tomorrow,” said Boe towww.badmintondenmark.com after the pair’s 21-11, 21-16 win over Japan’s Yoshiteru Hirobe-Kenta Kazuno.

Markis-Hendra, on the other hand beat another Japanese pair Hiroyuki Endo-Kenichi Hakiyawa 21-11, 21-9.

In the men’s singles, Taufik was stretched to three games in his 21-15, 17-21, 21-17 win over China’s Du Pengyu and a win over Jorgensen in the final will bring the Indonesian closer to a place in the season ending VICTOR BWF Super Series Finals.

The Finals, which will be played in Chinese Taipei on 5-9 January next year, is a tournament for the top eight players/pairs in the Super Series Standings.

Jorgensen, meanwhile, beat Hong Kong’s Hu Yun 21-12, 21-17.

In the women’s doubles, all-Japan final was assured after Russia’s Valeria Sorokina-Nina Vislova was beaten by top seeds Miyuki Maeda-Satoko Suetsuna 21-11, 21-9.

The Japanese will play Shizuka Matsuo-Mami Naito who benefited from Mizuki Fujii-Reika Kakiiwa’s withdrawal mid way through the third game at 11-5.

Fujii-Kakiiwa won the first game 24-22 but lost the second 19-21 and at one stage of the game the two pairs played an amazing 172 strokes before scoring a point.

In the women’s singles, Wang Yihan, the top seed will play compatriot Liu Xin in the final after beating Bulgaria’s Petya Nedelcheva 21-8, 21-10.

“It is a pity that I will not be playing Tine (Baun) in the final. However, I will still prepare my best to play in the final tomorrow,” said Yihan to www.badmintondenmark.com in reference to the No 2 seed’s loss in the last 16.

In the mixed doubles, England’s Nathan Robertson-Jenny Wallwork will take on former world champions Thomas Laybourn-Kamilla Rytter Juhl in the final.

For more results, log on to http://www.tournamentsoftware.com/sport/matches.aspx?id=1E722D48-99BB-4F43-BB75-D8DBAEC58650&d=20101030

Final Schedule Denmark Open

1. Starting at 17:15 WIB Mixed Doubles – XD Nathan Robertson [6][ENG]/Jenny Wallwork [ENG] [DEN] Thomas Laybourn [3]/[DEN] Kamilla Rytter Juhl

2. Followed by Women’s Doubles Miyuki Maeda [1][JPN]/Satoko Suetsuna [JPN] [JPN] Shizuka Matsuo [6]/[JPN] Mami Naito

3. Followed by Men’s Singles – MS Jan O. Jorgensen [4][DEN] [INA] Taufik Hidayat [2]

4. Followed by Women’s Singles – WS Wang Yihan [1][CHN] [CHN] Liu Xin

5. Followed by Men’s Doubles Mathias Boe [1][DEN]/Carsten Mogensen [DEN] [INA] Markis Kido [2]/[INA] Hendra Setiawan

Denmark Terbuka : Indonesia Tempatkan Dua Wakil di Final

Indonesia berhasil menempatkan dua wakilnya di babak final Denmark Terbuka, Minggu besok. Taufik Hidayat, unggulan kedua harus bersusah payah bermain hingga 1 jam lebih atas pemain muda Cina, Du Pengyu untuk mengamankan tiket ke babak final. Taufik akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dengan skor akhir 21-15 17-21 21-17. Di babak final nanti, Taufik akan bertemu pemain tuan rumah, Jan O. Jorgensen (unggulan 4) yang di semifinal berhasil mengandaskan pemain Hongkong, Hu Yun 21-12 21-17.

Indonesia juga menempatkan satu wakilnya di final ganda putra, usai ganda nomor satu Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi unggulan ke-2 dalam turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini menang mudah atas ganda Jepang unggulan 8, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 21-15 21-16 dalam waktu 27 menit. Di babak final, Kido/Hendra akan bertemu unggulan teratas, Mathias Boe/Carsten Mogensen yang juga menang mudah di semifinal atas lawannya, Yoshiteru Hirobe/Kenta Kazuno 21-11 21-16.

Sayang langkah kedua wakil Indonesia ini gagal diikuti oleh Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa yang kandas di semifinal dari ganda tuan rumah, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 19-21 11-21. Thomas/Kamilla nantinya akan bertemu sesama ganda Eropa, Nathan Robertson/Jenny Wallwork dari Inggris yang menyudahi perlawanan unggulan 4, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam di semifinal dengan 21-16 18-21 21-16.

Sementara itu, di dua nomor putri terjadi All-Chinese final dan All-Japanese final. Di tunggal putri, unggulan teratas, Wang Yihan dan Liu Xin dari Cina mampu unggul atas lawan-lawannya untuk memastikan satu gelar di Denmark Terbuka kali ini. Wang Yihan unggul mudah atas pemain Bulgaria, Petya Nedelcheva 21-8 21-10 sedangkan Liu Xin menumbangkan pemain Thailand, Salakjit Ponsana yang sebelumnya berhasil menciptakan kejutan dengan menumbangkan pemain harapan tuan rumah, Tine Baun, dengan 21-19 21-18.

Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna memastikan terjadinya All-Japanese final usai mengalahkan ganda Rusia, Valeria Sorokina/Nina Vislova 21-11 21-9. Hal ini dipastikan setelah partai semifinal lainnya mempertemukan sesama ganda Jepang. Miyuki/Satoko nantinya akan menghadapi Shizuka Matsuo/Mami Naito di babak final yang melangkah ke final usai lawannya di semifinal, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa mengundurkan diri di babak ketiga dalam kedudukan 22-24 21-19 11-5 untuk keunggulan Shizuka/Mami.

Saturday, October 30, 2010

Lewati Tago, Taufik ke Semifinal

Taufik Hidayat berhasil mengatasi tekanan ketika berhadapan dengan pemain Jepang Kenichi Tago pada perempat final Denmark Terbuka Super Series di Odense Sports Park, Jumat (29/10/10). Bermodalkan ketenangan dan mental juara yang dimilikinya, Taufik akhirnya menang dua game 21-19, 21-19.

Hasil ini membuat Taufik selangkah lebih dekat dengan gelar juara di turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut. Tetapi unggulan kedua ini harus melewati satu langkah berikutnya di semifinal, Sabtu (30/10/10), ketika bertemu pemenang antara Du Pengyu (China) dan Kashyap Parupalli (India).

Dengan demikian, sudah ada dua wakil Indonesia yang menembus semifinal. Sebelumnya, ganda campuran Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (unggulan 2) juga menyegel satu tempat di semifinal, setelah menang 21-17, 15-21, 21-15 atas unggulan ketujuh dari Jerman, Michael Fuchs/Birgit Overzier.

Tago, yang belum pernah menang atas Taufik, mengawali pertarungan dengan cukup bagus karena dia langsung memimpin 4-1. Tetapi, Taufik yang sudah kenyang pengalaman di arena tepok bulu ini secara perlahan mengejar, dan mulai membuat jarak dengan keunggulan 12-8. Tetapi Tago kembali membuat kejutan dengan meraih tujuh poin secara beruntun untuk balik memimpin 15-12.

Namun, Taufik tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Peraih medali emas Olimpiade Athena tersebut terus menempel perolehan poin Tago, dan setelah tertinggal 14-17, mantan pemain Pelatnas Cipayung ini meraup enam poin untuk meraih game point dalam kedudukan 20-17, sebelum menang 21-19.

Di game kedua, Taufik tampaknya dengan mudah akan menyelesaikan pertandingan karena sudah unggul jauh 11-5. Tetapi selepas istirahat satu menit tersebut, Tago tampil lebih agresif untuk mengejar, dan pemain Jepang ini berhasil memangkas jarak hingga kedudukan 9-11. Setelah itu, Tago kembali menuai empat poin untuk membuat skor imbang 14-14.

Duel berlangsung kian ketat, karena Tago terus menempel salah satu pemain idolanya tersebut. Tetapi saat kedudukan kritis 19-19, Taufik kembali memperlihatkan kelasnya sebagai pemain bermental juara, karena dia berhasil meraih dua poin terakhir untuk menang 21-19 dan maju ke semifinal.

Senatria ke Semifinal Tunggal Djarum Sirnas Piala Gubsu 2010

Pebulutangkis tunggal dewasa putra Senatria (SGS Elektrik) melanjutkan debut gemilangnya dengan merebut tiket semifinal Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jl. Pancing Medan, Kamis (28/10).

Juara bertahan dua kali berturut di Tegal dan Surabaya itu tampil di semfinal setelah menaklukkan Wisnu Yuli Prasetyo (PB Surya Baja) 21-17, 9-7. Wisnu yang merebut gelar juara tunggal taruna putra di Surabaya harus mengakhiri pertandingan game kedua sebelum waktunya, karena kelelahan.

Di semifinal, Senatria akan menghadapi lawan tangguh Fauzi Adnan (PB Jaya Raya Surya Naga). Begutu pun, pebulutangkis yang sempat menghuni Pelatnas selama dua tahun (2009-2010) itu mengaku optimis dapat mengalahkan Fauzi guna merebut tiket final.

“Saya bertekad merebut gelar juara ketiga kalinya di Djarum Sirnas 2010 ini, jadi siapa pun lawannya di semifinal nanti, saya akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih kemenangan. Apalagi Medan merupakan seri terakhir Djarum Sirnas 2010,” ucap lajang 21 tahun itu.

Diakui Senatria, Fauzi merupakan lawan tangguh, dari empat kali pertemuan dirinya dua kali menelan kekalahan. “Saya mengalahkan Fauzi saat semifinal Djarum Sirnas 2010 di Tegal dan final di Surabaya. Saya berharap pada pertemuan kelima kami, kemenangan akan menjadi milik saya,” katanya.

Sementara itu, Fauzi Adnan melaju ke semifinal setelah mengalahkan Engga Setiawan (PB Djarum) 21-16, 21-12. Meski sempat mendapat perlawanan ketat di awal-awal set pertama, Fauzi akhirnya mampu menunjukkan permainan terbaiknya untuk menyelesaikan duel dalam waktu 40 menit.

Unggulan kedua Tommy Sugiarto (Pelatda DKI) turut melaju ke semifinal setelah meraih kemenangan mudah atas Ari Yuli Wahyu Hartono (PB Djarum) 21-11, 21-13. Tiket terakhir ke semifinal diraih atlet non unggulan Achmat Rivai (PB Bank Sumsel Babel) setelah menundukkan Yoga Pratama (PB Alfamart) rubber game 21-19, 8-21, 21-13.

Sebelumnya, di nomor tunggal dewasa putri, unggulan pertama Maria Elfira Cristina (PB Djarum) melaju ke semifinal tanpa mendapat perlawanan berarti dari Yulia Yosephin Susanto (PB Jaya Raya Bintaro) dengan 21-7, 21-9.

Tiga tiket semifinal tersisa di tunggal dewasa putri masing-masing diraih Putri Muthia (PB Tangkas Alfamart), Ayu Wanda Tika Wulandari (PB Djarum) dan Desy Nidya Amelia (PB SGS Elektrik).

Susah Payah Hendra/Vita ke Semifinal Denmark Terbuka

Ganda campuran Indonesia, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, melangkah ke semifinal Denmark Terbuka Super Series. Unggulan kedua tersebut lolos setelah berjuang keras selama 50 menit untuk mengalahkan pasangan Jerman yang merupakan unggulan ketujuh, Michael Fuchs/Birgit Overzier, dengan 21-17, 15-21, 21-15.

Dalam duel yang berlangsung di Odense Sports Park, Jumat (29/10/2010), Hendra AG/Vita membutuhkan waktu 50 menit untuk menyingkirkan lawannya tersebut. Selanjutnya, di semifinal besok, mantan pemain Pelatnas Cipayung tersebut akan bertemu lawan berat, karena menghadapi unggulan ketiga dari Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan terbaik tuan rumah ini menang dua game 21-13, 21-10 atas unggulan delapan dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul.

Pertarungan sengit terjadi pada game pertama, karena Hendra AG/Vita lebih banyak tertinggal. Pasangan Jerman terus memimpin sejak awal, hingga kedudukan 13-10. Setelah itu, Hendra AG/Vita bangkit dan meraup lima poin secara beruntun untuk membalikkan keadaan, dan terus melaju hingga menang 21-17.

Di game kedua, Hendra AG/Vita tak berdaya. Sempat memimpin 8-6, perolehan poin satu-satunya pasangan Indonesia di sektor ganda campuran tersebut tertahan sehingga lawan bisa mengejar dan balik memimpin 12-8. Setelah itu, Hendra AG/Vita kesulitan untuk mengejar dan menyerah 15-21.

Pada game terakhir, duel berlangsung sengit karena terjadi kejar-mengejar poin hingga skor 12-11 untuk Hendra AG/Vita. Tetapi Fuchs/Overzier bisa menahan dan kembali memimpin dengan skor 14-12. Tertinggal dua poin, Hendra AG/Vita bermain lebih agresif sehingga mereka berhasil meraup enam poin untuk mengambilalih kendali permainan berkat keunggulan 18-14, sebelum menyudahi game penentu ini dengan 21-15, sekaligus menyegel tiket semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini.

Selain Hendra AG/Vita, Indonesia masih memiliki tiga wakil yang bermain di babak perempat final ini. Mereka adalah tunggal putra Taufik Hidayat, serta dua ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto Chandra/Hendra AG.

Friday, October 22, 2010

Multi Sport Asian Games 2010 Information

Pengundian untuk event Asian Games yang memasuki edisi ke-16 telah dilangsungkan pada tanggal 16 Oktober 2010 pukul 20.00 di Guangzhou, Tian He Gymnasium, Cina. Delegasi untuk cabang badminton diwakilkan oleh Surasak Songvorakulphan dari Thailand yang bertugas mengundi drawing tiap kategori.

MEN'S TEAM EVENT
Di kategori tim beregu putra, tuan rumah Cina menduduki posisi unggulan teratas dengan total 298,486.11 poin. Cina sendiri akan menurunkan pemain terbaiknya dalam event kali ini, yakni Lin Dan, Chen Jin dan Chen Long di tunggal putra serta Guo Zhendong/Xu Chen dan runner-up Olimpiade Beijing, Cai Yun/Fu Haifeng di sektor ganda putra. Tim beregu putra akan menggunakan sistem knock-out dimana tim yang sekali meraih kekalahan akan langsung tersingkir. Kategori ini diikuti oleh 10 negara, yakni Cina, Malaysia, Indonesia, Korea Selatan, Taipei, Jepang, India, Thailand, Hong Kong, dan Mongolia (sesuai urutan unggulan dari teratas - terbawah).

WOMEN'S TEAM EVENT
Tuan rumah Cina juga menduduki unggulan teratas di nomor ini dengan total 317,116.28 poin, jauh dari unggulan kedua, Jepang yang hanya 222,513.85 poin. Indonesia yang diperkuat oleh Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin Yulianti, Greysia Polii, Meliana Jauhari, Shendy Puspa Irawati, Nitya Krishinda Maheswari tidak menempati unggulan dengan hanya menempati posisi 5 dari 10 tim dengan total 153,628 poin. Berikut daftar unggulan nomor beregu putri : 1. China, 2. Jepang, 3. Korea Selatan, 4. Taipei, 5. Indonesia, 6. Thailand, 7. India, 8. Hong Kong, 9. Malaysia, 10. Makau.