Rank. Country Gold Silver Bronze Total
1 Singapore 1 0 0 1
2 Phillipines 0 1 0 1
3 Indonesia 0 0 1 1
Monday, December 07, 2009
Digebuk Laos 2-0, Indonesia Sangat Kritis
JAKARTA, Kompas.com - Awan kelabu menggelayuti sepak bola Indonesia yang tampil di SEA Games XXV Laos karena pada pertandingan kedua penyisihan Grup B di Chao Anouvong Stadium, Senin (7/12), tim "Merah-putih" digebuk tuan rumah 2-0 Ini membuat posisi Indonesia sangat kritis karena terancam tersingkir di babak penyisihan grup.
Saat ini Indonesia menghuni dasar klasemen sementara dengan hanya meraih satu poin, menyusul hasil imbang 2-2 melawan Singapura pada laga perdana, Sabtu (5/12). Sedangkan Laos yang mendapat tambahan tiga poin dari kemenangan ini langsung memuncaki klasemen, menggeser Singapura yang sebelumnya menang 2-1 atas Myanmar. Laos mengumpulkan empat poin--unggul selisih gol dari Singapura--karena pada laga perdana, mereka bermain imbang 1-1 lawan Myanmar.
Dengan demikian, Indonesia tak punya pilihan ketika melakoni partai pamungkas penyisihan grup, Kamis (10/12), di tempat yang sama. Melawan Myanmar, tim besutan pelatih asal Uruguay Alberto Bica ini harus menang dengan skor mencolok, untuk menguak harapan ke semifinal.
Hanya saja, nasib Boaz Salossa dan kawan-kawan ikut dipengaruhi oleh pertandingan Laos vs Singapura, yang digelar setelah Indonesia vs Myanmar. Jika Laos dan Singapura bermain aman dan tidak mengejar kemenangan alias hanya mengejar hasil seri, maka apapun hasil yang diraih Indonesia menjadi tak berarti, karena pasti tersingkir. Sebab, dengan hasil seri saja maka Singapura dan Laos yang akan menjadi wakil Grup B untuk maju ke semifinal pesta olahraga negara-negera Asia Tenggara ini.
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Indonesia sempat mengimbangi permainan lawan karena sampai turun minum skor tetap 0-0. Tetapi di babak kedua, petaka bagi Indonesia terjadi pada menit ke-66 dan 76, karena dua kali kiper Franky Irawan harus memungut bola dari dalam jaringnya hasil eksekusi dari Lamnao Singto.
Indonesia Raih Medali Pertama SEA Games
Jakarta (ANTARA News) - Meski perhelatan SEA Games XXV di Laos dibuka dua hari lagi, kontingen Indonesia sudah meraih medali pertama yaitu medali perunggu dari cabang polo air.
Pada pertandingan di kolam renang Sport Complex Vientiane Laos, Senin, Indonesia takluk 8-13 atas Filipina sehingga tim Merah Putih menderita dua kelalahan dan hanya memetik satu kemenangan.
Pada SEA Games 2007 Indonesia juga hanya berhasil meraih perunggu.
Seperti dikutip dari situs resmi panitia, Singapura kembali meraih medali emas di cabang ini untuk ke-23 kalinya setelah pada pertandingan terakhirnya menang 8-5 atas Thailand.
Di cabang ini Singapura tampil tak terkalahkan dalam tiga pertandingan, setelah sebelumnya menundukkan Indonesia 14-5 dan Filipina 8-1. Filipina sendiri akhirnya meraih medali perunggu.
Ini merupakan distribusi medali pertama dari SEA Games Laos yang memperebutkan 379 keping medali emas.
Rombongan besar kontingen Indonesia sendiri baru bertolak ke Vientiane Senin malam. Indonesia berkekuatan 345 atlet terdiri atas 209 atlet putra dan 136 atlet putri yang didampingi 99 pelatih, 28 Manajer dan 43 staf kontingen.
Para atlet Indonesia akan berlaga di 22 cabang olahraga dari 25 cabang yang dipertandingkan.
Cabang olahraga yang diikuti Indonesia adalah polo air, sepakbola (putra), sepaktakraw, tenis meja, balap sepeda, taekwondo, tenis lapangan, bulutangkis, biliar dan snooker, golf, karate, menembak, renang, voli indoor
dan voli pantai, tinju, loncat indah, pencaksilat, angkat besi, panahan, atletik, gulat, fin swimming dan judo. Sedangkan cabang yang tidak diikuti adalah muay, petanque dan shuttle cock.
Pada pertandingan di kolam renang Sport Complex Vientiane Laos, Senin, Indonesia takluk 8-13 atas Filipina sehingga tim Merah Putih menderita dua kelalahan dan hanya memetik satu kemenangan.
Pada SEA Games 2007 Indonesia juga hanya berhasil meraih perunggu.
Seperti dikutip dari situs resmi panitia, Singapura kembali meraih medali emas di cabang ini untuk ke-23 kalinya setelah pada pertandingan terakhirnya menang 8-5 atas Thailand.
Di cabang ini Singapura tampil tak terkalahkan dalam tiga pertandingan, setelah sebelumnya menundukkan Indonesia 14-5 dan Filipina 8-1. Filipina sendiri akhirnya meraih medali perunggu.
Ini merupakan distribusi medali pertama dari SEA Games Laos yang memperebutkan 379 keping medali emas.
Rombongan besar kontingen Indonesia sendiri baru bertolak ke Vientiane Senin malam. Indonesia berkekuatan 345 atlet terdiri atas 209 atlet putra dan 136 atlet putri yang didampingi 99 pelatih, 28 Manajer dan 43 staf kontingen.
Para atlet Indonesia akan berlaga di 22 cabang olahraga dari 25 cabang yang dipertandingkan.
Cabang olahraga yang diikuti Indonesia adalah polo air, sepakbola (putra), sepaktakraw, tenis meja, balap sepeda, taekwondo, tenis lapangan, bulutangkis, biliar dan snooker, golf, karate, menembak, renang, voli indoor
dan voli pantai, tinju, loncat indah, pencaksilat, angkat besi, panahan, atletik, gulat, fin swimming dan judo. Sedangkan cabang yang tidak diikuti adalah muay, petanque dan shuttle cock.
Alex Yoong Gabung Lotus F1
Kuala Lumpur - Tim Malaysia yang akan debut di kancah Formula 1, Lotus, merekrut figur dalam negerinya, Alex Yoong, untuk memulai kiprah mereka di dunia jet darat. Namun Yoong digaet bukan untuk menjadi pembalap.
Dilaporkan kantor berita Bernama, mantan pembalap F1 itu dipekerjakan Lotus untuk sebuah peran "senior". Pria berusia 33 tahun itu ditunjuk sebagai Kepala Pengembangan Pembalap (Head of Driver Development) untuk kawasan Asia.
Bersamaan dengan penunjukan Yoong juga direkrut ketua tim Litespeed di arena F3, Nino Judge, sebagai Head of Driver Development untuk Eropa. Sedangkan Mua Sharizman dipilih sebagai ketua operasi balapan (Racing's Head of Operations) Asia.
Yoong pernah tampil di 18 balapan F1 bersama Minardi di tahun 2001 dan 2002, tapi tidak memperoleh poin. Setelah itu ia sempat berkiprah di ajang A1GP dan beberapa kali main di GP2 Asia di tahun ini.
Bulan lalu bos Lotus Tony Fernandez mengatakan sudah mengantongi satu pembalap tapi belum mau menyebutnya namanya. Selain itu mereka juga konon sedang mengincar Jarno Trulli dan juara dunia 1997, Jacques Villeneuve. Pembalap lokal Fairuz Fauzy hampir dipastikan masuk tim, minimal sebagai pembalap ketiga.
Dilaporkan kantor berita Bernama, mantan pembalap F1 itu dipekerjakan Lotus untuk sebuah peran "senior". Pria berusia 33 tahun itu ditunjuk sebagai Kepala Pengembangan Pembalap (Head of Driver Development) untuk kawasan Asia.
Bersamaan dengan penunjukan Yoong juga direkrut ketua tim Litespeed di arena F3, Nino Judge, sebagai Head of Driver Development untuk Eropa. Sedangkan Mua Sharizman dipilih sebagai ketua operasi balapan (Racing's Head of Operations) Asia.
Yoong pernah tampil di 18 balapan F1 bersama Minardi di tahun 2001 dan 2002, tapi tidak memperoleh poin. Setelah itu ia sempat berkiprah di ajang A1GP dan beberapa kali main di GP2 Asia di tahun ini.
Bulan lalu bos Lotus Tony Fernandez mengatakan sudah mengantongi satu pembalap tapi belum mau menyebutnya namanya. Selain itu mereka juga konon sedang mengincar Jarno Trulli dan juara dunia 1997, Jacques Villeneuve. Pembalap lokal Fairuz Fauzy hampir dipastikan masuk tim, minimal sebagai pembalap ketiga.
Sunday, December 06, 2009
2010 FIFA WORLD CUP SOUTH AFRICA
QUALIFIERS FROM NORTH, CENTRAL AMERICA AND CARIBBEAN
35 teams, 3.5 places
Twelve teams are contesting Round 3 of North, Central America and Caribbean qualifying. The top two from each of the three groups will advance to the final hexagonal stage, from where three sides will qualify directly for South Africa 2010 and the fourth-placed team will take on the fifth-placed finisher in South American qualifying for a place at the world finals.
The qualifiers are :
* HONDURAS [15 October 2009]
* MEXICO [10 October 2009]
* USA [10 October 2009]
35 teams, 3.5 places
Twelve teams are contesting Round 3 of North, Central America and Caribbean qualifying. The top two from each of the three groups will advance to the final hexagonal stage, from where three sides will qualify directly for South Africa 2010 and the fourth-placed team will take on the fifth-placed finisher in South American qualifying for a place at the world finals.
The qualifiers are :
* HONDURAS [15 October 2009]
* MEXICO [10 October 2009]
* USA [10 October 2009]
Subscribe to:
Posts (Atom)


